Pada orang yang alergi ayam, sistem kekebalan tubuhnya mengenali zat pada ayam sebagai sesuatu yang berbahaya. Saat mengonsumsi atau bersentuhan dengan ayam, gejala alergi biasanya langsung muncul saat itu juga, tetapi bisa juga setelah beberapa jam.
Tidak hanya dengan ayam hidup atau daging ayam, beberapa penderita alergi ayam juga bisa alergi terhadap telur, kotoran, atau bulu ayam. Saat terpapar penyebab alergi ini, sistem kekebalan tubuh menciptakan antibodi untuk menyerang zat pada ayam yang dianggap berbahaya bagi tubuh dan menimbulkan gejala alergi.

Pada kondisi yang berat, alergi ayam bisa menyebabkan komplikasi serius yang disebut anafilaksis. Ini bisa ditandai dengan peningkatan detak jantung, penurunan tekanan darah secara tiba-tiba, sulit bernapas, napas berbunyi ‘ngik’ atau mengi, lidah atau bibir bengkak, bahkan pingsan.
Kenali Penyebab Dan Cara Menghilangkan Gatal Alergi
Orang yang menderita asma atau eksim, kemungkinan besar juga memiliki alergi makanan, termasuk alergi pada ayam. Selain itu, seseorang yang alergi terhadap jenis daging lain juga berisiko lebih tinggi mengalami alergi ayam, misalnya angsa, bebek, ikan, atau babi.
Jika Anda menderita alergi ayam, penanganan yang paling efektif adalah menghindari konsumsi atau bersentuhan dengan daging ayam maupun produk dan hidangan yang mengandung ayam, misalnya kaldu atau sup ayam.
Gejala alergi biasanya akan hilang setelah penderita alergi ayam tidak lagi terpapar ayam. Bila Anda memiliki alergi ayam, Anda bisa mengonsumsi obat antihistamin untuk mengendalikan gejalanya. Obat ini bisa diperoleh dengan resep dokter.
Bikin Kulit Gatal, Ini 6 Pengobatan Dermatitis Kontak
Sebagai langkah pencegahan, berhati-hatilah dengan makanan yang Anda konsumsi dan pastikan tidak ada yang mengandung ayam. Pasalnya, daging ayam juga sering kali digunakan sebagai pengganti daging merah pada beberapa makanan, seperti hamburger dan bakso.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sebelum mendapatkan suntikan vaksin apa pun, ketahui terlebih dulu bahan apa yang terkandung pada vaksin tersebut. Beberapa vaksin ada yang mengandung protein telur ayam dan bisa memicu reaksi alergi, contohnya vaksin demam kuning dan vaksin influenza.
Jika Anda menduga memiliki alergi ayam, terlebih mengalami gejala alergi yang sering kambuh dan berat, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Pada kondisi yang parah, dokter biasanya menyarankan penggunaan epinefrin.Kondisi penyakit kulit ayam menjadi sangat mengganggu walaupun tidak berbahaya, untuk itu berikut cara pencegahan efektif dan mudah yang bisa kamu lakukan. ✔️Artikel ini telah di-review dokter
Tak Perlu Pemeriksaan Khusus, Begini Cara Deteksi Keratosis Pilaris
, Jakarta – Pernah mendengar tentang penyakit kulit ayam? Kondisi ini adalah penyakit kulit yang umum berupa benjolan kecil dan keras yang bisa membuat kulit kasar seperti amplas.

Penyakit kulit ayam atau istilah medisnya disebut keratosis pilaris biasanya muncul di lengan atas, paha, dan bokong, yang terkadang berwarna kemerahan atau bengkak.
Penyakit ini juga bisa muncul di wajah, tapi jarang terjadi. Meskipun bukan kondisi yang berbahaya, penyakit kulit ayam bisa menimbulkan gejala yang tidak nyaman.
Cara Mudah Mengobati Bisul Dengan Bahan Alami, Bisa Pakai Minyak Jarak Hingga Bubuk Kunyit
Tidak diketahui mengapa keratin bisa menumpuk dan menyebabkan keratosis pilaris. Namun, hal ini diduga berkaitan dengan penyakit genetik atau kondisi kulit lain, seperti dermatitis atopik. Kondisi kulit yang kering juga cenderung memperburuk keratosis pilaris.
Penyakit kulit ayam bisa dikenali dari penampilannya yang khas, yaitu benjolan pada kulit yang mirip seperti saat kamu merinding atau mirip kulit ayam yang sudah dicabuti. Itulah mengapa kondisi kulit ini dinamakan penyakit kulit ayam.

Benjolan tersebut bisa muncul di mana saja di kulit, tempat folikel rambut berada. Karena itu, keratosis pilaris tidak pernah muncul di telapak kaki atau telapak tangan.
Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Tips Dan Trik
Penyakit kulit ini sering muncul di lengan atas dan paha. Selain itu, bisa juga meluas ke lengan bawah dan kaki bagian bawah.
Mandi dengan air panas dalam waktu lama bisa menghilangkan minyak dari kulit, sehingga membuatnya menjadi kering. Jadi, batasi waktu mandi sekitar 10 menit atau kurang dan gunakan air hangat bukan air panas.
Hindari menggunakan sabun berbahan keras dan bisa mengeringkan kulit saat mandi. Selain itu, angkatlah kulit mati (eksfoliasi) dengan lembut dengan menggunakan waslap atau loofah.

Cara Tepat Menangani Alergi Makanan Pada Balita
Hindari menggosok kulit terlalu kencang, karena bisa mengiritasi kulit dan memperburuk kondisi kulit. Setelah mandi, keringkan badan dengan handuk yang lembut dengan cara menepuk-nepuk atau menyeka dengan lembut, agar kelembapannya tetap ada.
Selagi kulit masih lembap sehabis mandi, oleskan pelembap yang mengandung lanolin, petroleum jelly atau gliserin. Bahan-bahan ini menenangkan kulit yang kering dan membantu menyimpan kelembapan.
Kelembapan udara yang rendah bisa mengeringkan kulit yang membuat penyakit kulit ayam bisa muncul. Gunakan pelembap udara portabel yang bisa menambah kelembapan udara di dalam rumah.
Intip 8 Cara Menghilangkan Bruntus Di Wajah Tanpa Iritasi
, kamu bisa minta saran kesehatan dari dokter yang ahli dan terpercaya kapan saja dan di mana saja. Yuk, download aplikasinya sekarang juga di App Store dan Google Play.
