Tips Dan Cara Bagaimana Menyembuhkan Batuk Menurut Ustad Danu

Tips Dan Cara Bagaimana Menyembuhkan Batuk Menurut Ustad Danu

Tips Dan Cara Bagaimana Menyembuhkan Batuk Menurut Ustad Danu

Batuk berdahak yang sering kita anggap normal, sebaiknya tidak diabaikan begitu saja. Meski tidak selalu berbahaya, nyatanya batuk berdahak bisa saja dipicu oleh kondisi yang lebih serius dan butuh penanganan khusus, terutama bila sudah dialami dalam waktu yang lama. Untuk Anda yang masih sering mengabaikan kondisi medis satu ini, cobalah mengidentifikasi dulu, apa penyebab batuk berdahak dan berapa lama normalnya akan sembuh?

Dilansir dari Hello Sehat, batuk berdahak, disebut juga dengan istilah batuk basah atau produktif, karena menghasilkan dahak atau lendir dari paru-paru atau sinus. Ketika Anda mengalami kondisi ini, batuk terdengar berat dan mungkin disertai suara mengi (napas berbunyi) serta sesak di dada.

Daftar

Situs Harvard Medical School menyebutkan bahwa ada berbagai penyebab batuk berdahak, dari yang ringan hingga butuh penanganan serius. Penyebab batuk berdahak mungkin merupakan kondisi yang akut sehingga bisa sembuh dengan pengobatan tertentu. Namun, batuk berdahak juga bisa menjadi salah satu gejala penyakit kronis yang sulit disembuhkan seperti bronchitis, pneumonia, bronkiektasis, asma, postnasal drip, dan Penyakit paru-paru obstruktif kronis (PPOK).

Mengenali Gejala Ispa Dan Tindakan Yang Perlu Dilakukan

Dengan merebaknya Virus COVID-19, kita juga perlu waspada karena batuk berdahak maupun tidak berdahak bisa menjadi salah satu gejala yang kita alami. Sebuah artikel di Detik Health menyebutkan, dokter spesialis paru dari RS Persahabatan dan Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K), mengungkapkan batuk akibat COVID-19 varian Omicron biasanya berupa batuk kering. Namun di beberapa kasus ada juga yang mengalami batuk berdahak yang sulit dikeluarkan.

Lalu berapa lama normalnya batuk berdahak akan sembuh? Banyak orang merasa panik saat batuk yang dialami sudah lebih dari seminggu. Namun dilansir dari kompas.com, meski memang sangat mengganggu, hal itu sebenarnya normal. Banyak orang yang menganggap batuk adalah penyakit sepele yang sebenarnya bisa sembuh kurang dari lima hari. Padahal menurut literatur, durasi rata-rata penyakit batuk bisa mencapai 18 hari. Menderita batuk selama 18 hari memang terdengar sangat lama, namun sebenarnya masih dalam kategori normal.

Meski begitu tetap ada beberapa gejala penyerta batuk yang perlu diwaspadai, misalnya dahak berlebihan. Jika Anda terbatuk sampai mengeluarkan sesuatu, sebaiknya segera periksakan ke dokter. Perhatikan pula perubahan warna pada dahak atau kemungkinan adanya darah. Bila batuk Anda disertai dengan sesak napas atau suara mengi (di dada, sebaiknya juga periksakan ke dokter. Namun sebagai pertolongan pertama Anda bisa mengonsumsi obat batuk khusus untuk batuk berdahak, sebab beda batuknya beda obatnya!

Resep Obat Herbal Penurun Kolesterol Dr. Zaidul Akbar, Mudah Dibuat Di Rumah

Sakit Kepala Mengapa Aroma yang Menyengat dapat Memicu Sakit Kepala? Berikut ini beberapa alasan mengapa aroma yang menyengat dapat memicu sakit kepala ....

Sakit Kepala Kebiasaan yang Menyebabkan Sakit Kepala Saat Musim Hujan Selain pertumbuhan bakteri penyebab penyakit, seseorang juga cenderung lebih mudah mengalami keluhan sakit kepala jika melakukan beberapa kebiasaan berikut ini. ....

Sakit Kepala Ide Kegiatan Akhir Tahun dan Cara Menjaga Kesehatan Agar Tetap Fit Berikut adalah beberapa ide kegiatan yang bisa dilakukan untuk menyambut akhir tahun. ....

Cara Mengatasi Atau Menangani Saraf Kejepit Atau Kecetit

Sakit Kepala Cara Mengatasi Sakit Kepala Saat Begadang Menunggu Malam Pergantian Tahun Baru Untuk membantu Anda mengatasi sakit kepala saat begadang menunggu malam pergantian tahun baru, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ...., Jakarta – Batuk adalah hal lazim untuk menjaga tenggorokan agar tetap bersih dari dahak dan penyebab iritasi lainnya. Namun, kondisi ini menjadi pengganggu ketika terjadi terus-menerus. Solusi jitunya adalah meminum obat untuk meminimalisir gejalanya.

Penyebab

Selain obat-obatan, ramuan alami sering dijadikan pilihan alternatif yang minim efek samping. Nah, bahan-bahan alami ini umumnya mudah dicari dan diolah sendiri di rumah.

Tanaman ini punya sifat anti inflamasi sehingga ampuh mengatasi batuk berdahak. Sebuah jurnal dari American Thoracic Society menyebut jika jahe bekerja dengan cara mengendurkan selaput di saluran udara untuk mengurangi batuk.

Demam, Pilek, Batuk, Atau Diare? Ini Tanda Kapan Anak Harus Ke Dokter

Untuk membuatnya, iris jahe segar sebanyak 20 hingga 40 gram ke dalam secangkir air panas. Biarkan selama beberapa menit sebelum dikonsumsi. Tambahkan madu agar rasanya lebih nikmat saat disantap. Minum secara rutin agar efeknya cepat terasa.

Buah sitrus, seperti lemon, jeruk limau maupun jeruk nipis kerap dijadikan obat alternatif batuk berdahak. Mereka bekerja dengan cara mengurangi peradangan di tenggorokan.

Infografis

Selain itu, kandungan vitamin C-nya mampu meningkatkan daya tahan tubuh dalam membasmi kuman di saluran napas. Campurkan satu sendok teh perasan lemon atau jeruk nipis dengan satu sendok teh madu. Minum beberapa kali dalam sehari sampai gejala batuk mereda.

Sindografis: Wajib Dicoba, Berikut Bahan Alami Untuk Mengobati Batuk

Temu-temuan yang satu ini mengandung curcumin yang bersifat anti radang. Lewat sifat ini, kunyit mampu membasmi kuman penyebab infeksi di saluran pernapasan.

Untuk mengonsumsinya, tumbuk kunyit hingga halus lalu campurkan ke dalam satu gelas susu hangat. Kamu juga bisa mencampurnya dengan teh, garam dan empat gelas air untuk mengurangi gatal pada tenggorokan.

Jika tidak kuat dengan rasanya, kamu bisa mencampur bawang putih halus dengan madu dan teh. Minum ramuan tersebut setidaknya dua kali sehari untuk meredakan batuk berdahak.

Obat

Cara Menghilangkan Ngorok Dengan Mudah Saat Tidur

Manfaat kencur untuk atasi batuk tidak lepas dari kandungan nutrisinya yang beraneka ragam. Misalnya seperti vitamin C, vitamin B kompleks, beta karoten, dan kalsium.

Selain itu, kencur juga dikenal memiliki beberapa kandungan kimia yang bisa membantu penyembuhan penyakit. Contohnya seperti senyawa aromatik, monoterpen, dan seskuiterpen, yang juga bermanfaat untuk meredakan rasa nyeri.

Kamu juga bisa mengonsumsi salah satu dari beberapa rekomendasi obat batuk berdahak dalam artikel ini untuk membantu mengatasi gejalanya: 7 Pilihan Obat Batuk Berdahak untuk Dewasa di Apotek.

Cara Cepat Sembuhkan Batuk Dengan Menghindari 5 Jenis Makanan Ini

Jika kamu butuh vitamin dan suplemen untuk menjaga daya tahan tubuh, segera cek di toko kesehatan sekarang juga. Jangan tunggu sakit untuk minum vitamin, download sekarang juga!

-

Referensi: Healthline. Diakses pada 2022. The Best Natural Cough Remedies. American Thoracic Society. Diakses pada 2022. Effects of Ginger and Its Constituents on Airway Smooth Muscle Relaxation and Calcium Regulation. JAMA Network. Diakses pada 2022. Effect of Honey, Dextromethorphan, and No Treatment on Nocturnal Cough and Sleep Quality for Coughing Children and Their Parents. Healthline. Diakses pada 2022. Galangal Root: Benefits, Uses, and Side Effects. American Family Physician. Diakses pada 2022. Treatment of the Common Cold in Children and Adults.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak