Kulit jamuran biasanya menimbulkan bercak putih yang terasa gatal dan mengganggu. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja, baik pria, wanita, orang tua, hingga balita sekalipun. Ada berbagai hal yang bisa menyebabkan kulit berjamur, seperti menggunakan handuk bersama, kondisi kulit yang lembab, dan kebersihan tubuh yang kurang baik.
Infeksi jamur ringan pada kulit umumnya bukanlah hal yang berbahaya, hanya saja gejala ruam yang timbul bisa membuat kamu tidak nyaman dan mengganggu penampilan. Berikut ini akan menjelaskan mengenai penyebab kulit berjamur hingga cara mengatasinya. Yuk, simak selengkapnya!

Jamur kulit merupakan infeksi kulit yang paling sering dijumpai, yang ditandai dengan munculnya ruam gatal yang bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya. Ada berbagai penyebab dari kondisi ini, tergantung pada jenis infeksi yang terjadi. Candida, Dermatophyta, dan Malassezia adalah jenis jamur yang paling sering menginfeksi kulit manusia. Berikut ini adalah penyebab jamur kulit berdasarkan jenisnya.
Tanda Tanda Infeksi Jamur Pada Kulit Akan Sembuh
Tinea corporis atau kurap disebabkan oleh infeksi jamur jenis Dermatophyta, yang biasanya muncul di area lengan, kaki, dan leher. Jamur kulit jenis ini adalah yang paling sering dijumpai dan sangat menular, hanya saja tidak berbahaya.
Gejala yang muncul bisa berupa ruam di kulit yang berbentuk lingkaran seperti cincin, kemerahan, dan terasa gatal. Gejala yang muncul juga bervariasi, tergantung pada lokasi infeksi jamur berada.
Apakah kamu pernah alami panu di kulit? Panu disebabkan oleh infeksi jamur tipe Malassezia. Jamur tipe ini sebenarnya hidup secara alami di kulit, akan tetapi jamur ini dapat berkembang dengan cepat di cuaca lembab dan panas, kulit berminyak, imun yang lemah, hingga efek dari perubahan hormon.
Cara Menghilangkan Gatal Di Badan Secara Alami, Sudah Tahu?
Gejala yang timbul berupa bercak putih di kulit yang terasa kering dan gatal. Panu yang terjadi pada orang dengan kulit gelap juga menimbulkan hipopigmentasi.
Kandidiasis kulit disebabkan oleh infeksi jamur Candida. Sama seperti Malassezia, tipe jamur ini secara alami terdapat di kulit dalam jumlah yang normal.
Infeksi jamur ini muncul di area kulit yang hangat, lembab, dan berventilasi buruk. Sejumlah area tubuh yang sering terinfeksi jamur jenis ini adalah area bawah payudara dan lipatan bokong, seperti ruam popok. Gejala yang timbul yakni munculnya ruam atau pustula merah yang terasa gatal.
Obat Jamur Kulit Di Apotek Yang Efektif Redakan Gejala
Infeksi jamur yang menyerang kulit di bagian kuku ini bisa terjadi akibat penggunaan alat manikur atau pedikur salon yang tidak disterilkan setelah digunakan pada orang lain.
Oleh sebab itulah, infeksi jamur ini lebih sering menyerang wanita daripada pria. Gejala yang paling sering muncul dari infeksi jamur ini adalah munculnya bau tidak sedap, kuku yang rapuh atau menebal, hingga kuku terdistorsi yang mungkin lepas dari dasar kuku
Cara paling efektif untuk menghilangkan jamur kulit adalah dengan obat-obatan anti jamur, seperti obat topikal dalam bentuk salep atau krim. Meski begitu, ada juga beberapa cara menghilangkan jamur kulit secara alami yang bisa kamu coba lakukan.
Ramai Soal Jamur Ringworm, Apa Obatnya?
Sering digunakan untuk mengobati infeksi, bawang putih bisa jadi cara menghilangkan jamur di kulit secara alami lho, Jovians. Meskipun belum ada penelitian yang membuktikan bawang putih efektif mengatasi kurap, bawang putih terbukti efektif untuk jenis jamur lain, termasuk Candida, Torulopsis, Trichophyton, dan Cryptococcus.
Cara menggunakannya juga sangat mudah, kamu cukup membuat pasta dari bawang putih dan mencampurkannya degan sedikit minyak zaitun atau kelapa. Oleskan tipis pada kulit yang berjamur, lalu tutup dengan kain kasa selama kurang lebih 2 jam sebelum dibilas. Ulangi dua kali sehari sampai gejala berkurang atau hilang.

Untuk mengatasi jamur kulit dengan cuka apel, cukup usapkan cuka apel pada kulit yang terinfeksi dengan kapas. Ulangi hingga tiga kali sehari.
Infeksi Jamur Di Kulit, Hilangkan Dengan Cara Ini
Oleskan gel lidah buaya pada kulit yang berjamur tiga atau empat kali sehari. Efek dingin dari gel lidah buaya ini juga bermanfaat untuk menenangkan kulit yang gatal dan bengkak.
Kunyit merupakan rempah-rempah yang populer berkat sifat antiinflamasi yang dimilikinya. Curcumin yang terkandung di dalam kunyit terbukti memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk sebagai antimikroba.
Kamu bisa mengonsumsi kunyit dalam bentuk suplemen seperti Sido Muncul Sari Kunyit (Rp68.000), atau mencampurkan kunyit sebagai bahan makanan untuk rasakan manfaatnya. Untuk aplikasi topikal, kamu bisa mencampurkan bubuk kunyit dengan minyak kelapa hingga membentuk pasta, lalu oleskan pada bagian kulit yang berjamur.
Kulit Sering Lembap Dan Gatal? Bisa Jadi Jamur, Ini 6 Bahan Alami Yang Bisa Bantu Mengatasinya
Asam lemak tertentu yang ada di dalam minyak kelapa ditemukan dapat membunuh sel jamur dengan merusak membran selnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak kelapa mungkin merupakan obat yang efektif untuk mengatasi infeksi kulit ringan hingga sedang.
Oleskan minyak kelapa cair pada kulit berjamur tiga kali sehari. Mengoleskan minyak kelapa tak hanya jadi cara menghilangkan jamur di kulit, tetapi juga untuk melembabkan kulit sehingga bisa untuk mencegah infeksi jamur.

Itulah sejumlah cara menghilangkan jamur di kulit yang bisa kamu lakukan. Untuk mencegah munculnya jamur kulit, jaga kebersihan dan terapkan pola hidup sehat. Baca artikel mengenai kesehatan di untuk dapatkan tips seputar kesehatan kulit.
Cara Menghilangkan Jamur Di Kulit: Tips Dan Trik Yang Efektif
Unduh aplikasinya untuk dapatkan rekomendasi suplemen harian personalmu. Sebagai pusat vitamin & suplemen terlengkap, temukan berbagai vitamin mulai dari A hingga Z(inc) hanya di .
Dengan , suplemen yang kamu pesan adalah hasil rekomendasi berdasarkan kebutuhan kamu. Dengan menggunakan teknik machine learning, akan membantu kebutuhan suplemen kamu berdasarkan pertanyaan yang kamu jawab melalui aplikasi. Selain itu kamu juga tidak perlu repot untuk bertransaksi ulang karena di kamu bisa berlangganan. Dan jangan khawatir kamu bisa berhenti berlangganan kapan saja.Infeksi jamur merupakan infeksi kulit yang paling sering terjadi dan dapat dialami oleh segala kelompok usia. Infeksi jamur di kulit ada yang bersifat menular dan kerap kali mengganggu kenyamanan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali penyebab dan cara mengatasi infeksi jamur.
Sebagian besar jamur berkembangbiak melalui spora yang tersebar di udara. Itulah sebabnya, infeksi jamur paling sering menyerang bagian luar tubuh menusia, seperti kulit dan kuku. Orang-orang yang aktif bergerak dan berkeringat berisiko tinggi terkena infeksi jamur kulit, terlebih jika mereka tidak menjaga kebersihan diri.
Infeksi Jamur Pada Kulit Cukup Mengganggu? Ini Cara Atasinya!
Infeksi jamur ini ditandai dengan ruam pada kulit yang berbentuk lingkaran, berwarna kemerahan, dan gatal. Warna merah di bagian tepi lingkaran lebih jelas.
Gejala tinea pedis antara lain adalah kulit mengelupas dan pecah-pecah di bagian kaki, terdapat kulit yang melepuh dan berwarna merah, serta muncul rasa gatal dan perih.

Infeksi jamur ini bersifat menular dan umumnya timbul pada sela-sela jari kaki. Olahragawan yang selalu menggunakan kaus kaki lebih berisiko terserang infeksi jamur kulit ini.
Penyebab Tinea Capitis, Infeksi Jamur Pada Kulit Kepala, Gejala, Dan Pengobatannya
Tinea cruris merupakan infeksi jamur menular yang muncul di lipatan kulit yang lemab dan hangat, seperti lipatan bokong, selangkangan, dan alat kelamin. Bagian kulit yang terinfeksi akan tampak kemerahan, serta terasa gatal dan perih.
Dan tidak bersifat menular. Kandidiasis kulit dapat muncul di bagian tubuh manapun, tetapi kerap kali muncul di area tubuh yang hangat dan lembab, seperti selangkangan dan ketiak. Kulit yang terinfeksi jamur candida akan terlihat kemerahan dan terasa gatal.
Penanganan utama infeksi jamur kulit adalah menggunakan obat antijamur, terutama antijamur topikal (oles) seperti krim atau salep. Obat antijamur bekerja dengan cara menghancurkan dinding sel jamur serta menghambat pertumbuhan sel-sel jamur.
Cara Ampuh Mengatasi Gatal Karena Jamur Kulit + Tips Mencegahnya
Obat antijamur topikal tersedia dalam berbagai bentuk, merek, dan tingkat kekuatan untuk membasmi jamur. Namun, secara umum, obat antijamur yang dijual di apotek berisi
Obat antijamur harus digunakan sesuai dengan anjuran pakai. Obat ini juga harus tetap digunakan selama beberapa hari setelah ruam di kulit hilang untuk mematikan sisa-sisa jamur.

Meski bisa menyerang siapa pun, bukan berarti infeksi jamur kulit tidak bisa dicegah. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah infeksi jamur kulit:
Penyebab Penyakit Kurap
Jika sudah mencoba menggunakan obat antijamur yang dijual bebas tetapi infeksi jamur tidak kunjung membaik atau bahkan semakin parah, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter. Informasikan pula pada dokter terkait konsumsi obat-obatan lain guna mencegah risiko terjadinya interaksi obat.